Pembinaan Alkitab & Teologi

BIBLE EXPOSITION

Menafsirkan Alkitab dengan metode yang diajarkan, memerhatikan genre, relasi Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, serta melihat Alkitab dari lensa historis.

Basic

Alkitab adalah firman Allah yang tetap relevan sepanjang masa. Meskipun demikian, Alkitab ditulis pada masa lampau dalam konteks masa tersebut. Karena itu, eksposisi Alkitab merupakan langkah penting dalam menafsir Alkitab untuk menemukan makna teks sesuai konteksnya, serta mengaplikasikannya secara tepat bagi kehidupan masa kini. Berbekal panggilan untuk menjadi rekan bagi gereja, STT SAAT menyediakan course bagi jemaat yang rindu untuk memahami kebenaran firman Tuhan dan menafsirkan teks-teks Alkitab dengan bertanggungjawab. Kami rindu, melalui SOC kali ini jemaat yang akan atau telah terlibat pelayanan pemberitaan firman Tuhan di sekolah minggu, persekutuan komisi dan kelompok kecil dapat diperlengkapi dengan lebih baik.

Historical Perspective

Alkitab, sebagai firman Allah, memiliki keunikan karena ditulis oleh berbagai penulis dari latar belakang dan zaman yang berbeda, di bawah inspirasi Allah. Konteks zaman penulisan sangat memengaruhi makna yang disampaikan dan membantu pembaca memahami isi Alkitab secara lebih mendalam. Oleh karena itu, memahami narasi besar Alkitab dari Kejadian hingga Wahyu tidak dapat mengabaikan pendekatan secara historis dan kultural. Pendekatan ini membantu pembaca melihat keseluruhan cerita keselamatan secara utuh dan membekali mereka untuk melakukan eksposisi teks Alkitab secara bertanggung jawab.

Relasi Perjanjian Lama (PL) & Perjanjian Baru (PB)

Alkitab terdiri dari dua perjanjian, yaitu Perjanjian Lama (PL) dan Perjanjian Baru (PB). PL adalah janji Allah yang dinyatakan kepada umat Israel. PB menggenapi semua janji PL di dalam Kristus, baik bagi orang Yahudi maupun non-Yahudi. PB menjelaskan pribadi dan pekerjaan Kristus dengan menunjukkan bagaimana Ia menggenapi PL. Kedua perjanjian ini merupakan satu kesatuan, yang diungkapkan secara progresif. Oleh karenanya, pembaca perlu untuk memperhatikan relasi di antara kedua perjanjian, agar dapat  memahami dan menafsirkan pesan Alkitab secara menyeluruh.

Genre

Alkitab diinspirasikan oleh Roh Kudus, tetapi ditulis oleh manusia. Sifat Ilahi dan manusiawi tersebut membuat Alkitab ditulis dengan bahasa manusia, dalam bentuk karya sastra dengan genre yang bermacam-macam. Pemahaman akan genre dari teks yang ada di dalam Alkitab akan menolong kita untuk melakukan penafsiran yang lebih baik.

THEOLOGY

Pembelajaran firman Tuhan secara menyeluruh dari sisi narasi Alkitab, Teologi, doktrin, sejarah, dan isu yang berkembang di kalangan Kristen.

Biblical Theology

Kebanyakan orang Kristen membaca dan memahami Alkitab hanya sepotong-potong dan tidak menyeluruh. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah metode dan materi pengajaran mengenai Alkitab yang atomistis dan terlalu selektif. Kelas ini menyajikan pendekatan teologi biblika yang mengajarkan narasi besar Alkitab secara menyeluruh melalui beberapa tema besar yang terbentang dan berkembang di dalam Alkitab dari kitab Kejadian sampai Wahyu.

Systematic Theology

Banyak orang Kristen berpikir bahwa doktrin atau teologi adalah sesuatu yang tidak relevan dan diperlukan bagi kehidupan sehari-hari. Dari antara mereka pun merasa cukup hanya dengan membaca Alkitab saja untuk dapat menjadi murid Kristus. Kelas ini berupaya untuk memberikan cara pandang yang berbeda dengan pemahaman yang lebih utuh dari sekadar pengantar terkait doktrin-doktrin dasar Kekristenan, sehingga kita dapat melihat signifikansi dan relevansi dari setiap bagian dengan lebih mendalam dan menyeluruh.

Historical Theology

Kelas ini memberikan pengenalan mengenai perkembangan teologi Kristen melalui tokoh-tokoh penting di dalam masing-masing periode sejarah guna mencari hikmat serta pembelajaran bagi masa kini. Peserta juga diajak untuk memikirkan bagaimana teologi juga berkembang melalui sejarah sebab Roh Kudus menyertai Gereja-Nya untuk menyampaikan kehendak-Nya.

Applied Theology

Banyak orang Kristen berpikir bahwa doktrin atau teologi adalah sesuatu yang tidak relevan dan diperlukan bagi kehidupan sehari-hari. Hal tersebut dikarenakan mereka belum memahami signifikansi dan relevansi dari berbagai doktrin Kristen yang sesungguhnya tidak mungkin dipisahkan dari masalah dan tantangan kehidupan sehari-hari. Kelas ini memberikan pengenalan dan petunjuk mengenai bagaimana doktrin Kristen sudah dan masih terus menjadi kunci memahami isu-isu etis dan praktis di sekitar kita.

CHRISTIAN APOLOGETICS

Kelas Christian Apologetics mengajarkan pembelaan iman Kristen atas berbagai doktrin inti dan isu-isu krusial yang relevan bagi kehidupan gereja kontemporer.

Christian Apologetics

Pembinaan yang bertujuan membekali peserta dengan pemahaman dan kemampuan untuk memberikan pembelaan yang rasional, alkitabiah, dan kontekstual terhadap iman Kristen, khususnya atas berbagai doktrin inti seperti keberadaan Allah, otoritas Alkitab, keilahian Kristus, keselamatan, serta kebangkitan. Melalui kajian terhadap tantangan intelektual, budaya, dan etika yang dihadapi gereja masa kini—seperti relativisme kebenaran, pluralisme agama, sains dan iman, serta isu moral kontemporer—kelas ini menolong peserta untuk tidak hanya memahami apa yang diyakini, tetapi juga mengapa iman tersebut masuk akal dan relevan, sehingga mampu menyatakan iman Kristen secara bertanggung jawab dalam kehidupan pribadi, pelayanan, dan kesaksian di tengah masyarakat.